Pencarian

Memuat...

Senin, 20 Agustus 2012

Mengatur Advance Timing (Saat Pengapian Motor Cycle)


Motor dengan akselerasi galak kerap menjadi impian anak baru gaul(ABG) yang memang lagi demen-demannya geber si roda 2 di jalanan walau seringkali sering membahayakan dirinya sendiri maupun bagi pengguna jalan lain.
Untuk menjadikan motor dengan CDI standar pabrikan tentunya bisa kita lakukan dengan bebrapa cara, dengan syarat kita harus memahami prinsip kerja sistem pengapian motor dengan benar daripada mesin ambrol bikin kantong brodol ha ha.
Cara menyetel/memajukan saat pengapian pada motor:
1. Memajukan posisi reluctor.(Searah dengan arah putaran reluctor).
Cara ini butuh ketelitian saat menggeser/memajukan posisi reluctor, untuk mudahnya kita bisa menambah panjang reluctor bagian depan dan memotong bagian belakang. Contoh: reluctor bagian belakang kita potong 1mm maka bagian depan kita tambah 1mm.
2. Memajukan posisi Pulser/Pickup Coil.(Berlawanan dengan arah putaran reluctor).
Cara ini murah so gampang, yakni untuk memajukan saat pengapian kita tinggal mengatur agar pickup coil bisa kita geser belawanan dengan arah putaran reluctor. Kita bisa pergunakan kikir bulat untuk membuat alur baut pengunci pulser(melebarkan lobang baut pengikat pulser), Clah reluctor & pulser sesuaikan dengan celah awal saat standar.
Hasil dari memajukan saat pengapian dengan cara ini bisa kita lihat seperti pada grafic di berikut:
Andai saat pengapian motor standar(sebelum kita majukan) pada kurva merah, maka dengan memajukan saat pengapian seperti cara di atas maka akan di dapat kurva saat pengapian seperti pada kurva warna hijau untuk besar sudut tentu sangat tergantung panjang yang kita tambahkan dan yang kita potong. Bentuk kurva saat pengapian sama dengan kurva awal, tetapi berbeda besar sudut saat pengapiannya. Kita bisa leluasa mengatur maju mundur saat pengapian dengan memanfaatkan sistem pengapian CDI programmable/ CDI Racing Programmed.

Tidak ada komentar: